“Hati-Hati..!! Aksi Penipuan Via Media Sosial WhatsApp Banyak Makan Korban

MEDAN|MAHAGANEWS.COM

Sudah sering dan bukan menjadi hal baru saat ini didapati kasus penipuan berupa pesan yang diterima dari pihak ketiga yang tidak jelas seperti spam, tipuan (hoaks), dan mengelabuiJejaring media sosial WhatsApp (WA) berbagi tips keamanan dasar untuk mencegah ragam aksi penipuan oleh siber yang kerap berkeliaran di dunia maya, khususnya di platform pesan instan ini.


Oknum penipu bisa muncul dengan berbagai wajah, bahkan dapat berpura-pura menjadi teman atau kerabat dekat yang menawarkan sejumlah barang lelang murah umumnya penawaran kenderaan roda empat dan roda dua, bisa juga pihaknya mengaku sangat membutuhkan uang dengan menggunakan nomor yang tidak dikenal untuk memohon pertolongan yang sifatnya sementara.

Aplikasi whatsApp  kini mulai jadi sasaran bagi oknum nakal untuk melakukan penipuan. Dengan cara membajak akun pengguna, lalu meyakinkan para korbanya.

Modus penipuan via media social whatsapp hampir menelan korban a.n Agustinus Surbakti (47) tahun , Warga Tanjung Mulia, Medan

Kepada awak media agus mengaku bahwa dirinya hampir saja di tipu melalui whatsaap

“Awalnya pelaku penipuan menggunakan foto profil orang yang kita kenal dan memakai akun palsu milik teman, keluarga atau orang terdekat kita,” ungkapnya

Agus menambahkan, modus penipuan yang saya alami adalah penipu tersebut tampak menawarkan mobil dengan harga di bawah standar. Untung saja saya cepat sadar dengan melihat ada keganjilan, soalnya saat pelaku  mengetik balasan ke whatshapp

Atas kecurigaan tersebut  Agus langsung menghubungi temanya yang berada  di Aceh tenggara . Saat dirin telepon genggam dan temanya mengaku bahwa akun tersebut bukan miliknya.Setelah itu Agustinus surbakti langsung memblokir akun tersebut dan sampai berita ini di terbitkan Agustinus surbakti belum membuat laporan apa pun kepada pihak kepolisian, Selasa 02/06/2020) sekitar pukul 20:45 Wib

Penipu  bermaksut menawarkan mobil, lanjutnya setelah itu Agustinus surbakti langsung memblokir akun tersebut.

Hingga berita ini diterima redaksi, Agustinus surbakti (calon korban) belum membuat laporan kepada pihak kepolisian dengan alasan percuma walaupun dilaporkan kepihak kepolisian, hal itu akan sia-sia saja dan belum tentu langsung di tindak lanjuti”, katanya

Ditempat berbeda,  di pasar 1 rel , Medan Marelan. Korban AS (36) tahun  mengaku pernah di kuras sampai puluhan juta, saat itu Pelaku penipuan awalnya menawarkan mobil baru yang harganya di bawah harga normal. Dengan modus mengatakan bahwa mobil baru tersebut adalah mobil sitaan dari pengadilan dan akan dilelang. Modus penipuan yg dilakukan melalui whatsApp tersebut juga memakai akun palsu mengatas namakan seorang jaksa,” jelasnya

“Setelah uang di trasfer beberapa kali melalui ATM, korban tersebut merasa heran, karna oknum yg memakai akun palsu whatsApp tersebut masih termasuk saudara. Kenapa masih saudara saja enggak percaya setelah mobil sampai baru di lunasi semuanya,” tanyanya dalam hati.

As mulai curiga dan langsung menghubungi Bapak jaksa tersebut, melalui nomor telphone genggam dan ternyata akun watsApp jaksa itu bukan akunya dan nomor kontak whatshaap milik nya.  korban As pun sontak tercengang dan seketika sadar bahwa dirinya telah ditipu dan alami kerugi puluhan juta rupiah.

(Riswan sembiring)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *