Penyaluran Dana BST Dari Kemensos Di Karo Berjalan Tertib Dan Lancar

Kabanjahe – Mahaganews.com,.  Hari ini terpantau proses penyaluran bantuan  sosial tunai (BST) yang bersumber dari kemensos RI  berjalan tertib dan lancar,  bantuan yang diperuntukkan kepada masyrakat miskin yang terdampak ekonomi akibat Covid-19. Bertempat di kantor Pos Kabanjahe, senen (11/5/2020) pukul 10.30 wib 

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, bersama ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, wakil bupati karo Cory seriwaty br Sebayang, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Kasdim 0205 /TK Mayor Inf D. Marpaung, Kadis sosial Benyamin Sukatendel, Plh ketua Gugus Martin Sitepu menyalurkan  BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos (Kementerian Sosial) khusus kepada masyrakat miskin yang terdaftar sesuai data yang telah ter-update di dinas sosial

Tampak Bupati karo Terkelin Brahmana menyerahkan secara Simbolis kepada  perwakilan yang menerima BST, dilanjutkan dengan memberikan keterangan pers kepada media

“Kegiatan penyaluran BST tersebut  merupakan program kementrian sosial RI, sedangkan Pemkab Karo sifatnya hanya menyalurkan sesuai data yang telah ter-update. Jumlah keluarga penerima BST tersebut berdasarkan berita acara serah terima  tahap pertama sesuai data  dari Kemensos RI sebanyak 16.817 KK yang berasal dari Jumlah  Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada aplikasi Siks-Ng yang dikelola oleh Pusdatin Kemensos RI,” Jelas Terkelin

Terkelin menambahkan, “walau demikian, prosedur perolehan data tersebut sudah di up-date melalui Pengusulan  dari setiap  Kepala desa ke pihak  camat, kemudian diteruskan ke dinas sosial, lalu dikirim ke Kementrian sosial melalui pihak provinsi,”

“BST (Bantuan Sosial Tunai)  dari Kemensos  RI, ini kita salurkan sebesar Rp600.000/bulan, bagi keluarga yang berhak, tekhnisnya dibulan mei ini akan disalurkan sebanyak  dua kali dan sisanya bulan Juni,” terangnya

Lebih lanjut dikatakan,  Masyarakat yang menerima  BST diluar  tercatat sebagai keluarga yang tidak menerima Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang sekarang beralih nama menjadi Program Sembako”,

Terkelin menegaskan, “bagi daftar keluarga penerima bantuan, jika ternyata ada yang sudah  meninggal dunia, bisa diwakilkan  oleh ahli waris untuk mengambilnya, dengan catatan  terdaftar  di KK (Kartu Keluarga) penerima. Jika ternyata tidak  ditemukan,  dananya akan  dikembalikan ke Negara.” Pungkasnya

Daris Kaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *