Cici Anastasya Rela Bongkar Celengan Demi  Bantu Tukang Sorong Dipajak Roga

Tanah Karo – Mahaganews.com

Dampak pandemi covid-19 melumpuhkan sektor sosial dan ekonomi bagi sejumlah masyarakat yang pada umumnya berprofesi sebagai buruh harian lepas, hal ini mengugah hati banyak dermawan ambil bagian dengan aksi kemanusiaan baik itu berbagi sembako masker dan sebagainya

Gerakan peduli kemanusian ditengah pemutusan matarantai Covid-19 ini , Cici Anastasya br Karo akan berusia 22 Tahun, pada tangga 15 – Mei – 2020 Putri tunggal dari ibu Junita br S Milala , rela mendonasikan Gaji perdana plus uang tabungan yang diberikan kepada pekerja buruh lepas yang dominasi tukang sorong di pajak roga Berastagi. Sabtu (09/05/2020) pukul 01 : 00 Wib

Cici gadis belia berkulit putih berambut panjang tersebut kepada awak media mengatakan, “ini saya lakukan karna ibu saya sering mengedukasi saya sejak dari kecil untuk saling berbagi dan jangan pernah lelah membantu orang – orang disekeliling kita,” ungkapnya

Ibunda cici adalah sosok yang melengkapi kasih sayang dari seorang ayah membuat dirinya sangat mengayomi ibundanya yang kerap malang melintang di dunia usaha dan aktif sebagai Bendahara LSM Penjara Kabupaten Karo.

” Niat awal sebelum Covid-19 menjadi musuh bersama ini sudah ada untuk mendonasikan Gaji dan tabungan , namun efek Virus yang kita belum tau kapan usainya , jadi walau hanya berupa beras, telur dan minyak goreng , semoga bisa menjadi berkat dan dinikmati bersama keluarga nantinya , ” ujar cici tamatan Fak. Trandmedistra lubuk pakam jurusan kebidanan dan penyandang gelar D3 Kesehatan.

Cici sosok gadis  yang rada pendiam namun memiliki prinsip yang layak diterapkan. Tetap kuat , percaya diri dan bangga apa yang kita punya walau hanya mengenal sosok ibu ,  sebagai motivasi hidup Senantiasa berkerja keras dan kerap membantu orang lain.

Salah satu penerima aksi kemanusian, Sabar Simarmata ( 50 ) setelah melepaskan profesi sebagai tukang sorong kini menggeluti pekerjaan sebagai pekerja harian di kebun dan ladang di sekita wilayah tinggalnya Jalan Kolam Berastagi Kecamatan Berastagi.

” Saya sanggat terharu melihat Usaha Dagang (UD) Cici milik ibu Junita Milala begitu peduli kepada kami , karena dulu Cici masih bayi pada tahun 1994 – 2005 saya dulunya selalu menyorong barang – barang dagangan milik ibu Junita Milala , dan pada masa itu upah sebagai tukang Sorong masih Seribu rupiah untuk satu keranjang berat nya 250 kg , namun ibu Junita selalu memberikan kami uang lebih yang dibawa pulang untuk keluarga, saya pribadi tidak heran sifat ibu Junita menurun kepada Cici , dulu saya sempat juga mengendong Cici kala ibu Junita sibuk namun sekarang Cici membantu kami masa Covid-19 dan itu pun dari tabungan hasil gajinya bekerja ,” kenang Simarmata dengan mata berkaca-kaca.

Semoga keluarga ini mendapatkan berkah yang melimpah terlebih untuk Cici agar kelak menjadi pejabat dan senantiasa ingat akan orang kecil seperti kami ,” tutupnya

Di tempat yang sama terlihat ibu kandung Cici Junita Milala menemani putrinya menjelaskan niatnya kepada abang – abang tukang sorong pajak Roga , dan sebagai orangtua tunggal senantiasa memotivasi hal positif yang dilaksanakan putri semata wayangnya.

” Sebagai seorang ibu saya mendukung dan senatiasa meneladakan kebajikan dan kebaikan kepada Cici , ternyata edukasi yang saya tanamkan membuahkan hasil dan menjadi kebanggaan bagi saya pribadi, ” ujar Junita

Tambahnya lagi, “kita berharap Covid-19 lekas berlalu agar kedepannya kita bisa beraktifitas seperti semula, semoga aksi Cici dapat mengugah kaum milenial lainnya membantu mereka yang membutuhkan di masa – masa Pandemi Covid-19 ini , dan saya sebagai ibu nya mengucapkan terimakasih kepada Natanail Andeskati Milala yang sudah menyediakan tempat dan tidak lupa juga Sumardoho Hutabarat , Cipta Bangun serta Melvita Kaban yang sudah mendampingi Cici hingga kegiatan hari ini berjalan dengan lancar,” ungkap junita

Daris Kaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *