Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur Masih “Buron” Keluarga Berharap Pelaku Segera Bisa Ditangkap

Tanah Karo – Mahaganews.com

Entah apa yang ada dibenak Bapak dari 2 (dua) orang anak bernama Wage sembiring (40) Warga Dusun Lau Pinggan , Kec. Kaban Jahe , Kab. Karo. Ia tega  berbuat cabul terhadap anak dibawah umur yang juga masih  tetangganya.yang terjadi pada awal bulan februari 2020 silam Dan Hingga kini masih menjadi buronan pihak kepolisian 

Korban cabul sebut saja namanya Bunga (5) (nama samaran) menurut keterangan saksi mata ber inisial I dan A yang masih teman bermain korban, kepada N br Pandia (ibu korban) sepulangnya dari berladang menceritakan perbuatan tersangka wage sembiring terhadap bunga, saksi mengatakan bahwa Bunga telah diperlakukan tak senonoh oleh tersangka Wage Sembiring (40) 

Mendengar laporan teman bermain korban, Ibu Bunga langsung melakukan visum ke RSU Kabanjahe dan selanjutnya membuat laporan pencabulan tersebut ke SPKT Polres Tanah Karo bernomor LP/111/II/2020/SU/RES T Karo tertanggal (17/02/2020)

N Br Pandia Ibu kandung Korban didampingi Suaminya bermarga Saragih (32) beserta warga lainnya berharap kepada pihak kepolisian resort tanah karo untuk segera menangkap pelaku pencabulan anak dibawah umur dan menuntut pelaku agar di hukum seberat-beratnya demi tegaknya keadilan.

“Atas kejadian ini anak saya sudah mengalami trauma, harga diri keluarga kami sudah tercoreng atas perbuatan tersangka, sèlama ini kami sengaja menutup nutupi kejadian ini ke media , takut kalau nanti semua orang tau. Sekarang kami udah pasrah biar tersangka bisa cepat ditemukan dan kami berharap agar pihak polres tanah karo bisa segera menangkap pelaku dan dapat memberikan hukuman seberat beratnya,” ungkap ibu kandung korban sambil takhenti henti nya meneteskan air mata. Senin (16/03/2020) pukul 16:00 wib

Hal senada juga di utarakan beberapa warga yang masih tetangga korban dihadapan awak media, secara tegas dan serentak mengatakan

“Tersangka pencabulan anak dibawah umur harus di usir dari sini, karna sudah sangat meresahkan di lingkungan kami, karna bukan baru kali ini saja tersangka melakukan hal yang sama dengan korban yang lain, dulu sudah pernah dilakukan juga tapi tidak sempat dibawa keranah hukum karna keluraga korban sebelumnya mau di ajak berdamai. Karna ini sudah yang kedua kali nya dilakukan maka kami warga dusun lau pinggan sepakat untuk mengusir tersangka dan keluarganya dari tempat kami,” Tegas warga yang umumnya kaum ibu ibu dengan nada emosi 

Untuk mengetahui terkait sejauh mana perkembangan kasus pencabulan tersebut, awak media mencoba menghubungi Kanit PPA Aiptu Antoni Ginting yang menangani langsung kasus pencabulan ini, melalui sambungan seluler pihaknya  mengatakan

,” dalam perkara tindak pidana ini tidak ditemukan kendala saat dilakukan penyidikan, pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) dengan nomor surat B/41/11/2020/Reskrim. sudah diterbitkan pada tanggal (19/02/2020) dan karna tersangka nya masih belum diketahui keberadaannya, sehingga  tim masih mengejar pelaku cabul (tersangka). Tolong rekan rekan media bantu menginformasikan kepada kami kalau tau dimana keberadaan tersangka.” Ungkap Kanit

(Daris Kaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *