Lagi Lagi !! Kasus Curat Diungkap Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya

Jakarta | Mahaganews.com Senin, 23/3/2020
Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap Kasus Pencurian dengan
Pemberatan Sindikat Pencurian Sepeda Motor serta kepemilikan senjata api, tanpa ijin dengan pelaku
dilakukan tindakan tegas dan terukur,

Hasil pengembangan Berdasarkan LP Nomor : LP /273/K/III/2020/Sek. Cip/Res. Tangsel, tanggal 10 Maret 2020. Kronologis waktu kejadian Senin, 09 Maret 2020 sekitar pukul 19.30 WIB
diteras rumah Jl. Mekar Baru Raya No. 38C, RT. 003/RW. 001, Kel.
Cireundeu, Kec. Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Setelah menerima adanya laporan dugaan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan, Tim Opsnal
Unit II Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi serta alat
bukti terkait perkara dimaksud guna mengungkap kasus tersebut dan menemukan tersangkanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan perkara dimaksud, selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2020,
Tim Opsnal Unit II Resmob Polda Metro Jaya berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka
atas nama RD als CS di jalan adiyaksa raya lebak bulus jakarta selatan dan pada saat petugas hendak
mengamankan tersangka, namun Tersangka RD als CS melawan petugas dengan mencabut senpi
rakitan miliknya yang disimpan di bagian pinggang belakang Tersangka dan menyerang petugas.
Kemudian petugas sudah memperingatkan tersangka untuk tidak melawan, namun tersangka justru
maju menyerang petugas hingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan
melakukan tembakan ke arah tubuh tersangka yang mengakibatkan Tersangka meninggal dunia

Awalnya para pelaku pada hari senin sekira pukul 17.00 WIB mencari sasaran kendaraan Roda 2 (dua)
yang terparkir dihalaman rumah dengan menggunakan sepeda motor honda Beat warna hitam, setelah
para tersangka sudah menemukan target, para tersangka menunggu di sekitaran lokasi untuk
memastikan sekitan lokasi sudah sepi. Setelah adzan maghrib para tersangka memulai aksinya dengan
peran masing-masing, tersangka RD als CS bertugas untuk membobol kunci kontak menggunakan
kunci letter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan dalam melakukan aksinya pelaku selalu
dilengkapi dengan Senpi Rakitan dan Senjata tajam sedangkan tersangka E (DPO) mengintai sekitaran
lokasi, setelah para tersangka berhasil melakukan aksinya para tersangka langsung meniinggalkan TKP.
Tersangka RD als CS /MD (22) sedangkan satu orang masih DPO

Barang bukti (BB) dari tersangka yang disita polisi berupa :
a. 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat warna Merah kombinasi putih No. Pol. B 4817 TRZ.

b. 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Beat warna Hitam berkaitan dengan alat
yang digunakan dalam melakukan aksinya kejahatan.

c. 1 (satu) Kunci Letter T berikut 5 (lima) mata kunci Letter T,
alat yang digunakan tersangka dalam melakukan aksi kejahatan.

d. 1 (satu) bilah pisau bergagang warna Cokelat , berkaitan dengan alat yang
selalu dibawa dalam melakukan aksi kejahatan.

e. 1 (satu) unit Senjata Api rakitan bergagang hitam beserta 5 pelurunya, berkaitan
dengan alat yang dibawa oleh tersangka dalam melakukan aksi kejahatan.

f. 1 (satu) unit Handphone warna Hitam, berkaitan dengan alat untuk komunikasi
dengan tersangka lainnya.

Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dan atau pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik
Indonesia Nomor 12 Tahun 1951.
Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun; Jo Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan
hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun.
(Td )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *