Kapolda Metro Pastikan Stok Pangan Aman 3 Bulan ke Depan

JAKARTA Mahaganews.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menjamin stok pangan atau bahan pokok untuk warga Jakarta dan sekitarnya aman dan tersedia dalam 3 bulan ke depan.

Ini artinya, kata Nana, dalam menghadapi Lebaran ini, stok pangan dan bahan pokok untuk warga Jakarta akan terpenuhi atau tersedia.

“Jadi saya imbau warga tidak perlu panic buying dalam menghadapi wabah Covid 19 ini, terkait kebutuhan bahan pokok atau pangan. Ketersediaannya aman untuk ke depannya” kata Nana.

Menurut Nana, panic buying di tengah wabah corona ini tidak perlu terjadi karena hal itu akan merugikan masyarakat sendiri.

Sebelumnya Nana memastikan bahwa pihaknya bersama TNI dan pemerintah daerah telah siap menghadapi kemungkinan terburuk terkait kamtibmas, sebagai dampak wabah corona jika terjadi berlarut-larut.

“Kita terus ikuti perkembangan situasi akibat wabah corona ini. Kita punya fungsi intelegen, TNI juga punya, serta dari rekan aparat pemda,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/3/2020).

Menurut Nana, Polda Metro bersama TNI dan aparat Pemda sudah melakukan latihan untuk menghadapi situasi terburuk yang mungkin terjadi.

“Kita sudah melakukan latihan-latihan dan simulasi dengan cara kita menutup atau yang disebut sispamkota (Sistem Pengamanan Kota-Red) ini terus kita lakukan dengan pelatihan dan simulasi,” kata Nana.

Namun Nana berharap hal terburuk itu tidak terjadi terutama di Jakarta.

“Kita berharap kemudian, tidak sampai terjadi panic buying, penjarahan dan yang lainnya di masyarakat. Kami mengimbau itu ke semua masyarakat. Bersama TNI kami sudah siapkan keamanan untuk melindungi masyarakat,” kata Nana.

Baca juga : Cegah Corona, Kapolda Metro Imbau Warga Jakarta Tunda Mudik 

Selain itu kata Nana, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah yang dianggap rawan terjadi dampak terburuk akibat wabah corona seperti panic buying dan penjarahan.

“Kami sudah lakukan upaya pemetaan termasuk apa yang kita lakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut, bila menghadapi itu. Ada rencana kontinjensi dari Polda, TNI dan Pemda untuk menangani permasalahan tersebut,” kata Nana.

Ke depan kata Nana pihaknya akan terus berupaya menjaga kamtibmas agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman di tengah mewabahnya virus corona.

Sebelumnya Nana Sudjana mengimbau warga Jakarta untuk tidak mudik atau menunda mudik, dalam menyambut Lebaran kali ini. Imbauan tak mudik ini untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19.

“Kami mengimbau warga Jakarta untuk tidak mudik atau menundanya dahulu, sampai wabah corona ini berakhir. Ini supaya penyebaran virus corona tidak makin meluas,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/3/2020).

Apalagi kata Nana, dalam mudik itu biasanya yang ditemui di kampung halaman adalah orangtua.

“Sementara untuk orang yang sudah tua akan sangat rentan terkena virus. Tentunya kita tidak ingin orangtua atau keluarga kita terpapar virus corona,” kata Nana.

Nana mengatakan penundaan mudik juga untuk mencegah warga terpapar virus corona dari warga lain yang sama-sama mudik di dalam angkutan massal.

“Penundaan mudik juga sebagai salah satu bentuk physical distancing, atau mencegah kerumunan massa saat mudik,” kata Nana.

Menurut Nana, ditengah wabah Covid 19 ini, diharapkan semua masyarakat terutama di Jakarta, disiplin melakukan imbauan pemerintah. “Mulai dari physical distancing, tetap di rumah, tidak berkumpul di luar, hingga menggunakan masker dan selalu cuci tangan,” kata Nana.

Dengan begitu kata Nana diharapkan penyebaran virus corona dapat diputus, dan wabah berangsur-angsur selesai.(ted)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *